Guru Sedang Mengajar, Rumah di Glenmore Dibobol Maling, Emas dan Uang Tunai Raib

BanyuwangiNews.com - Peristiwa pencurian menimpa sebuah rumah di Dusun Wadungkamidi, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore. Ironisnya, aksi pelaku terjadi saat pemilik rumah tengah menjalankan tugas sebagai pendidik di sekolah.

Korban diketahui bernama Mahatir (35), seorang guru yang pada saat kejadian sedang mengajar di wilayah Kecamatan Kalibaru. Ia baru mengetahui rumahnya menjadi sasaran pencurian setelah menerima telepon dari ibunya, Sri Puji Rahayu, sekitar pukul 08.45 WIB, Selasa (9/6/2026).

Dalam sambungan telepon tersebut, sang ibu mengabarkan kondisi rumah yang berantakan. Isi lemari kamar tidur telah diacak-acak orang tak dikenal. Sejumlah barang berharga yang disimpan di dalam rumah juga dilaporkan hilang.

Mendapat kabar tersebut, Mahatir segera meninggalkan aktivitas mengajarnya dan pulang ke rumah untuk memastikan kondisi tempat tinggalnya. Ia juga menghubungi istrinya agar segera datang ke lokasi.

Sesampainya di rumah, korban bersama keluarga melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pengecekan, diketahui pelaku tidak hanya mengambil barang milik ibunya, tetapi juga membawa kabur harta benda milik sang istri.

Barang yang dilaporkan hilang antara lain dua gelang emas 16 karat dengan berat total 11 gram, satu cincin emas seberat 2 gram, serta uang tunai sebesar Rp1,7 juta. Selain itu, surat-surat yang berkaitan dengan cincin emas tersebut juga ikut lenyap.

Atas kejadian itu, korban kemudian melapor ke pihak kepolisian untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Glenmore AKP Budi Hermawan membenarkan adanya laporan pencurian yang terjadi di wilayah Desa Tulungrejo tersebut. Menurutnya, petugas langsung mendatangi lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.

“Benar, kami menerima laporan terkait dugaan tindak pidana pencurian di Desa Tulungrejo. Setelah laporan masuk, anggota langsung melakukan pemeriksaan di lokasi untuk kepentingan penyelidikan,” ujar AKP Budi Hermawan, Kamis (18/6/2026).

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan hal yang cukup menarik. Tidak ditemukan bekas kerusakan pada pintu maupun jendela rumah korban. Kondisi tersebut membuat polisi masih mendalami cara pelaku masuk ke dalam rumah dan menjalankan aksinya tanpa meninggalkan jejak paksa.

Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku serta menelusuri kemungkinan adanya saksi maupun petunjuk lain yang dapat membantu proses pengungkapan kasus tersebut.

(Ali)

Related Post

Tinggalkan Komentar

banyuwanginews.com

Merupakan Media Online yang berada di Banyuwangi dengan mengutamakan informasi yang cerdas, Akurat dan berimbang