Digitalisasi Data Produk Dapat Membantu Pemasaran Hasil Perikanan
- by Admin
- 02 November 2026
BanyuwangiNews.com - Salah satu tantangan dalam mempertemukan produsen dengan pembeli adalah keterbatasan informasi mengenai produk yang tersedia, kapasitas produksi, mutu, dan kemampuan pengiriman. Di tengah berkembangnya perdagangan digital, pengelolaan data produk dapat menjadi salah satu pendekatan untuk memperkuat pemasaran hasil perikanan Banyuwangi.
Basis data yang tertata memungkinkan informasi mengenai pelaku usaha, jenis produk, lokasi produksi, kapasitas pasokan, kemasan, dan saluran pemesanan dihimpun secara lebih sistematis. Informasi tersebut dapat membantu proses promosi sekaligus memudahkan penjajakan kemitraan dengan calon pembeli.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Banyuwangi Suryono Bintang Samudra, S.P., M.Si. melalui Plt. Kepala Bidang P2HP Edy Widiantoro, S.Pi, M.Si. menjelaskan terkait peluang digitalisasi pemasaran. mengatakan bahwa pemanfaatan teknologi perlu diarahkan untuk membantu pelaku usaha memperluas akses pasar dan meningkatkan efektivitas pemasaran.
Katalog digital dapat menjadi salah satu bentuk penerapan yang relatif sederhana. Melalui katalog tersebut, calon pembeli dapat melihat jenis produk, ukuran kemasan, informasi produsen, serta saluran komunikasi untuk melakukan pemesanan. Namun, data harus diperbarui secara berkala agar informasi mengenai stok dan kapasitas produksi tidak menyesatkan.
Digitalisasi juga perlu memperhatikan kesiapan pelaku usaha. Tidak semua UMKM mempunyai kemampuan yang sama dalam mengelola informasi produk, membuat materi promosi, atau menangani transaksi daring. Pendampingan perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat kemampuan masing-masing pelaku usaha.
Di sisi lain, pencantuman produk dalam katalog tidak otomatis menghasilkan transaksi. Produk tetap harus memenuhi persyaratan mutu, memiliki harga yang kompetitif, dan mampu memenuhi permintaan. Karena itu, sistem informasi perlu terhubung dengan kegiatan promosi, komunikasi bisnis, dan evaluasi penjualan.
Ke depan, pengembangan basis data produk perikanan dapat diarahkan pada penyediaan informasi yang akurat dan mudah diakses. Pengelolaannya harus memperhatikan persetujuan pemilik data, pembaruan informasi, serta perlindungan data usaha yang tidak ditujukan untuk konsumsi publik.
Keberhasilan digitalisasi dapat diukur dari jumlah data yang valid, pembeli yang berhasil dijangkau, transaksi yang tercipta, dan perkembangan pemasaran setelah program diterapkan.
Jika dikelola secara konsisten, digitalisasi berpeluang menjadi sarana mempertemukan potensi produk perikanan Banyuwangi dengan kebutuhan pasar. Teknologi dalam konteks ini bukan tujuan akhir, melainkan alat untuk meningkatkan efisiensi dan memperluas kesempatan usaha.
