Polresta Banyuwangi Gelar Pelatihan Revolusi Mental, Perkuat Budaya Kerja Berintegritas
- by Admin
- 15 Oktober 2026
BanyuwangiNews.com - Upaya menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan kepolisian yang bersih, profesional, dan akuntabel terus diperkuat Polresta Banyuwangi. Salah satunya melalui Pelatihan Revolusi Mental Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rupatama Polresta Banyuwangi, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan yang dipimpin Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono, S.I.K., tersebut menjadi bagian dari upaya membangun karakter personel sekaligus memperkuat komitmen institusi dalam mempertahankan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan mendorong peningkatan kualitas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Dalam pelatihan ini, perubahan pola pikir dan budaya kerja menjadi perhatian utama. Pasalnya, kualitas pelayanan kepolisian tidak hanya diukur melalui kelengkapan sistem maupun administrasi, tetapi juga dari sikap, kedisiplinan, keterbukaan, dan tanggung jawab setiap anggota saat menjalankan tugas.
Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono menekankan bahwa keberhasilan membangun zona integritas harus diikuti dengan perubahan nyata dalam perilaku personel. Predikat WBK maupun upaya menuju WBBM, menurutnya, harus tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, terutama ketika berhadapan langsung dengan masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa integritas bukan sekadar komitmen yang disampaikan dalam kegiatan formal, melainkan prinsip yang wajib diterapkan secara konsisten. Setiap personel dituntut bekerja secara profesional, mengedepankan transparansi, menjaga kedisiplinan, serta memberikan pelayanan yang cepat dan responsif sesuai ketentuan.
Revolusi mental juga menjadi langkah penting untuk membangun lingkungan kerja yang menolak praktik korupsi dan perilaku yang berpotensi menghambat pelayanan publik. Dengan pola pikir yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, setiap anggota diharapkan mampu menjalankan kewenangannya secara bertanggung jawab.
Selain memperkuat pemahaman personel, kegiatan ini menjadi momentum untuk memastikan kualitas pelayanan tetap terjaga setelah predikat zona integritas diraih. Pengawasan internal, evaluasi berkala, dan pembenahan budaya kerja perlu terus dilakukan agar peningkatan pelayanan tidak berhenti pada pencapaian administratif semata.
Melalui pelatihan tersebut, Polresta Banyuwangi menegaskan komitmennya untuk terus membangun personel yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan. Konsistensi dalam menerapkan nilai-nilai antikorupsi diharapkan menjadi fondasi dalam mempertahankan WBK sekaligus mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas menuju WBBM.
Dengan demikian, revolusi mental di lingkungan kepolisian diharapkan tidak hanya menjadi agenda pembinaan, tetapi juga menghasilkan perubahan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui pelayanan yang bersih, transparan, dan terpercaya.
