PC Pagarnusa Banyuwangi Gelar Diklat Asisten Pelatih dan Wisuda Pelatih Cabang, Ketum PP Hadir Langsung

BanyuwangiNews.com - Pimpinan Cabang (PC) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagarnusa Kabupaten Banyuwangi menggelar kegiatan Diklat Asisten Pelatih dan Wisuda Pelatih Cabang Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula GOR KH. Moh Ilyas, Berasan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi.

Diklat ini berlangsung selama tiga hari, mulai Jum'at (17/4/2026) hingga Minggu (19/4/2026), sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penguatan kaderisasi pelatih Pagarnusa di Banyuwangi.

Ketua PC Pagarnusa Banyuwangi, Ahmad Syifa’ Nailur Wafar, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung.

“Puji syukur kehadirat Allah SWT, kita bisa berkumpul dalam majelis yang penuh berkah ini, dalam kegiatan Wisuda Diklat Asisten Pelatih dan Pelatih Cabang Pagarnusa Banyuwangi tahun 2026,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak sekitar 280 peserta Diklat Asisten Pelatih dan 100 peserta Pelatih Cabang mengikuti rangkaian pelatihan hingga tahap wisuda.

Ahmad Syifa’ juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam penyambutan maupun pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan.

“Kami atas nama pimpinan cabang mohon maaf apabila dalam penyajian dan penyambutan banyak kekurangan. Kami mewakili seluruh pengurus PC Pagarnusa Banyuwangi memohon maaf yang sebesar-besarnya,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, ia juga memaparkan perkembangan struktur organisasi Pagarnusa di Banyuwangi. Ia menyebut, dari total 25 kecamatan, seluruhnya telah memiliki SK Pimpinan Anak Cabang (PAC).

“Alhamdulillah 25 kecamatan lengkap memiliki SK PAC. Dari 287 pimpinan ranting, kami masih mampu meng-SK-kan sebanyak 187 SK pimpinan ranting,” jelasnya.

PC Pagarnusa Banyuwangi juga mulai melakukan pembenahan administrasi melalui inovasi digital dengan menghadirkan aplikasi SIASA Pagarnusa Banyuwangi sebagai sistem pencatatan anggota, pelatih, santri, serta unit latihan.

“Melalui aplikasi Sistem Informasi Administrasi Santri dan Anggota Pagarnusa Kabupaten Banyuwangi, PAC mampu memonitor berapa unit latihan dan jumlah santri putra-putri di wilayahnya,” tambahnya.

Selain itu, PC Pagarnusa Banyuwangi juga telah melaksanakan tiga angkatan Diklat Pasukan Inti, meski pihaknya masih menargetkan pemerataan Pasukan Inti di seluruh PAC.

“Target kita, semoga setiap tahunnya setiap PAC memiliki 9 Pasukan Inti dan setiap pimpinan ranting minimal punya 1 Pasukan Inti,” katanya.

Tak hanya fokus pada kaderisasi dan pembinaan atlet, PC Pagarnusa Banyuwangi juga mulai mengembangkan program pemberdayaan ekonomi. Melalui bidang perekonomian, Pagarnusa Banyuwangi kini memproduksi sejumlah produk unggulan berupa batik dan kopi.

Dalam kesempatan penutupan kegiatan, hasil produksi tersebut juga diberikan langsung kepada Ketua Umum PP Pagarnusa, Muchamad Nabil Haroen (Gus Nabil), sebagai bentuk dukungan kemandirian organisasi.

Adapun produk yang diserahkan yakni Batik Pasukan Inti serta produk kopi khas Pagarnusa Banyuwangi bernama Kopi Rindu.

Sementara itu, dalam penutupan kegiatan tersebut hadir sejumlah tokoh penting NU dan Pagarnusa. Di antaranya Rais Syuriyah PCNU Banyuwangi KH Fachrudin Mannan, Ketua Umum PP Pagarnusa Muchamad Nabil Haroen, serta perwakilan PCNU Banyuwangi yakni Bendahara Umum H. Junaedi, S.H., M.M.

Kehadiran Gus Nabil menjadi perhatian khusus peserta dan jajaran pengurus, mengingat pada hari yang sama Pimpinan Pusat Pagarnusa memiliki sejumlah agenda penting.

Dalam sambutannya, Gus Nabil menyampaikan bahwa pada hari tersebut pihaknya sebenarnya memiliki lima agenda di tempat berbeda. Namun ia memilih hadir langsung di Banyuwangi karena menilai kegiatan diklat pelatih memiliki arti strategis bagi masa depan organisasi.

“Pengurus pusat pada hari ini memiliki lima agenda. Tetapi saya memilih datang ke Banyuwangi karena ini diklat Asisten Pelatih dan Wisuda Pelatih Cabang, bagi saya ini agenda penting dan saya merasa wajib hadir,” ujar Gus Nabil.

Ia juga mengapresiasi perkembangan Pagarnusa Banyuwangi yang dinilainya memiliki potensi besar, baik dari sisi kader maupun kekuatan spiritual. Gus Nabil bahkan menyebut Banyuwangi sebagai daerah yang memiliki energi luar biasa dan berpeluang menjadi salah satu kekuatan terbesar Pagarnusa di Jawa Timur.

Selain menekankan pentingnya penguatan kader dan kualitas pelatih, Gus Nabil juga mendorong percepatan digitalisasi anggota melalui e-KTA yang saat ini terus berkembang secara nasional.

Ia menyebut jumlah anggota Pagarnusa secara nasional mengalami peningkatan signifikan dari 50 ribu menjadi sekitar 200 ribu anggota melalui sistem data digital.

“Manfaatnya besar. Kita bisa memotret berapa kader Pagarnusa yang berprofesi sebagai petani, TNI, Polri, mahasiswa, wirausaha, dan lain sebagainya. Ini bisa dilihat real time,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Gus Nabil mengingatkan agar seluruh kader Pagarnusa tetap menjaga loyalitas, soliditas, serta tidak tercerabut dari akar pesantren dan para masyayikh.

Sementara itu, Ketua PC Pagarnusa Banyuwangi Ahmad Syifa’ kembali menegaskan komitmen pihaknya untuk terus berkhidmat kepada Nahdlatul Ulama.

“Jangan ragukan kesetiaan kami kepada Nahdlatul Ulama. Kami akan siap dan selalu siap ketika mendapatkan perintah dari Nahdlatul Ulama,” pungkasnya. (Ali)

Related Post

Tinggalkan Komentar

banyuwanginews.com

Merupakan Media Online yang berada di Banyuwangi dengan mengutamakan informasi yang cerdas, Akurat dan berimbang