Tiga Remaja Muncar Nekat Bobol Dua Sekolah, Polisi Ungkap Modus dan Barang Curian

Tiga pelaku pencurian di 2 sekolah di wilayah kecamatan muncar

BanyuwangiNews.com – Tiga remaja asal Kecamatan Muncar harus berurusan dengan hukum setelah aksinya membobol dua sekolah dasar terbongkar aparat kepolisian. Mereka diduga mencuri sejumlah barang dari sekolah dengan cara merusak pintu dan mengambil barang yang mudah dijual.

Kapolsek Muncar, AKP Mujiono, mengatakan kasus pertama terjadi di SDN 1 Tembokrejo, Dusun Krajan, pada Rabu (8/10/2025) pagi. Aksi pencurian baru diketahui setelah penjaga sekolah menemukan pintu kantor dan dapur dalam keadaan rusak.

“Saat diperiksa, ada lima unit CCTV, satu tabung gas elpiji 3 kilogram, dan beberapa makanan ringan yang hilang. Total kerugian mencapai sekitar Rp4,7 juta,” jelas AKP Mujiono, Jumat (10/10/2025).

Tidak berhenti di situ, penyelidikan polisi mengarah pada dugaan kuat bahwa ketiga remaja tersebut juga terlibat dalam kasus serupa di SDN 5 Tapanrejo. Aksi itu dilakukan lebih awal, yakni pada Senin (15/9/2025) dini hari.

“Pelaku membobol ruang kelas, kantor, hingga kantin. Barang yang diambil berupa dua tabung gas elpiji 3 kg, uang tunai Rp150 ribu, dan sejumlah jajanan,” ujarnya.

Setelah melakukan pengumpulan barang bukti dan keterangan saksi, polisi berhasil mengidentifikasi dan meringkus tiga pelaku berinisial DSP (17), MRA (18), dan IRA (20). Ketiganya merupakan warga setempat yang masih berusia muda.

“Mereka mengaku melakukan pencurian untuk mendapatkan uang cepat. Barang-barang hasil curian dijual dengan harga murah,” kata Mujiono.

Polisi turut menyita sejumlah barang bukti dari tangan para pelaku, antara lain linggis, sabit, gembok, tas, serta dua sepeda motor tanpa pelat nomor yang digunakan saat beraksi.

Kini, ketiga remaja itu mendekam di Mapolsek Muncar untuk proses hukum lebih lanjut. Mereka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

“Meski masih muda, perbuatannya tetap harus dipertanggungjawabkan. Kami akan proses hingga ke kejaksaan,” tegas Mujiono.

Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di lingkungan sekolah atau tempat umum yang kerap kosong pada malam hari. “Jika melihat hal mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” tambahnya.(Ali)

Related Post

Tinggalkan Komentar

banyuwanginews.com

Merupakan Media Online yang berada di Banyuwangi dengan mengutamakan informasi yang cerdas, Akurat dan berimbang