Pria Asal Genteng dibekuk polisi usai Curi Tiga Ponsel Saat Pemilik Rumah Salat Tarawih
- by Admin
- 08 Maret 2026
BanyuwangiNews.com - Seorang pria berinisial PA (30), warga Desa Genteng, Banyuwangi, diamankan anggota Polsek Siliragung setelah diduga melakukan pencurian sejumlah telepon genggam milik atasannya. Pelaku ditangkap pada Minggu (8/3/2026) di sebuah rumah kos yang berada di wilayah Genteng.
Kapolsek Siliragung, AKP Heru Slamet Hariyanto, S.H., menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan setelah polisi menerima laporan kehilangan dari korban. Barang-barang tersebut hilang saat rumah korban ditinggal untuk melaksanakan salat tarawih.
Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi berhasil melacak keberadaan pelaku di sebuah kos di Desa Genteng. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa satu unit iPhone XR, satu unit iPhone 16, satu unit Oppo A77s, uang tunai, serta beberapa barang lain yang diduga terkait dengan aksi pencurian tersebut.
Peristiwa itu bermula ketika korban bersama keluarganya meninggalkan rumah untuk melaksanakan salat tarawih. Namun, pintu rumah diketahui tidak dalam keadaan terkunci. Kondisi tersebut diduga dimanfaatkan pelaku yang sudah mengetahui situasi rumah korban.
Pelaku sendiri diketahui cukup mengenal keluarga korban. Ia merupakan orang yang kerap membantu pekerjaan ibu korban yang berprofesi sebagai perias, sehingga memahami kebiasaan dan aktivitas keluarga tersebut.
“Setelah kami lakukan pemeriksaan terhadap saksi dan pelaku, yang bersangkutan mengakui perbuatannya. Aksi tersebut dilakukan seorang diri dan saat ini telah kami tetapkan sebagai tersangka,” ujar AKP Heru Slamet Hariyanto.
Kapolsek menambahkan, dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku melakukan pencurian tersebut karena terdesak kebutuhan ekonomi.
Saat ini tersangka masih menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Siliragung. Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Siliragung, untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dengan memastikan rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan.
“Pastikan pintu dan jendela rumah sudah terkunci saat ditinggal beraktivitas, termasuk ketika melaksanakan salat tarawih, agar tidak memberi kesempatan bagi pelaku kejahatan,” pungkasnya.
