Kejurwil Pagarnusa Jatim X Resmi Dimulai, 325 Pesilat se- Jawa Timur Berebut Piala Gubernur

Pemukulan gong oleh Kadispora Jawa Timur, Dr. Muhamad Hadi Wawan Guntoro.

BanyuwangiNews.com - Ratusan pesilat dari berbagai daerah di Jawa Timur berkumpul di Kabupaten Banyuwangi. Mereka ambil bagian dalam Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) Pencak Silat Pagarnusa Jawa Timur X Tahun 2026 yang digelar di GOR KH Moh Ilyas, Pondok Pesantren Minhajut Thullab, Kecamatan Muncar.

Kejuaraan yang berlangsung mulai 24 hingga 27 September 2026 ini menjadi ajang adu kemampuan sekaligus pembinaan atlet pencak silat Pagarnusa. Sedikitnya 325 atlet dari Pimpinan Cabang Pagarnusa se-Jawa Timur ikut ambil bagian dalam kompetisi yang memperebutkan Piala Gubernur Jawa Timur tersebut.

Pembukaan kejuaraan berlangsung pada Kamis (24/9/2026). Prosesi pembukaan dilakukan oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Jawa Timur, Wawan, yang hadir sebagai perwakilan resmi Gubernur Jawa Timur.

Sejumlah unsur organisasi, pemerintahan, dan perguruan pencak silat turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya , Pengasuh Ponpes Minhajut Thullab (Kh.Fachruddin Mannan) Perwakilan Dispora Banyuwangi, KONI Banyuwangi, PCNU Banyuwangi, PWNU Jawa Timur, jajaran Pimpinan Cabang Pagarnusa se-Jawa Timur, Forkopimka Muncar, Forkopimda Banyuwangi, serta sejumlah perguruan pencak silat di Banyuwangi.

Ketua PC Pagarnusa Banyuwangi sekaligus Ketua Umum IPSI Banyuwangi, Ahmad Syifa', meminta para peserta tidak menjadikan pertandingan semata-mata sebagai ajang mengejar kemenangan.

Menurutnya, nilai persaudaraan dan sportivitas harus tetap menjadi bagian penting selama kejuaraan berlangsung. Para pesilat juga diminta menjaga ketertiban serta keamanan agar seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan dengan baik.

“Jaga ketertiban dan keamanan serta terus tingkatkan silaturahmi antar pesilat,” kata Ahmad Syifa.

Sementara itu, Ketua PW Pagarnusa Jawa Timur, Gus Sholahuddin, mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Pagarnusa. Menurutnya, kemampuan para kader perlu terus dikembangkan agar organisasi semakin luas dalam memberikan kontribusi, khususnya di lingkungan pendidikan.

“Tingkatkan kemampuan diri untuk bisa mengembangkan Pagarnusa agar Pagarnusa berkembang hingga mengisi seluruh lembaga pendidikan Ma’arif dan pondok pesantren di Jawa Timur ini,” ujarnya.

Pesan senada disampaikan Wakil Sekretaris PWNU Jawa Timur, Prof.Dr. HM. Noor Harisuddin, Ia juga menyoroti aspek pembentukan karakter yang menurutnya menjadi bagian penting dalam dunia pencak silat.

Para pesilat tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknik dan fisik, tetapi juga harus mampu menjaga akhlak serta mental sebagai bagian dari karakter santri.

“Jaga akhlak, jaga mental dan terus budayakan akhlak santri di lingkungan Pagarnusa,” ungkap Prof Noor.

Ia juga menyinggung semangat kemandirian yang ditunjukkan jajaran Pagarnusa dalam menggelar kegiatan tersebut. Menurutnya, terselenggaranya kejuaraan dengan melibatkan ratusan atlet menunjukkan adanya kebersamaan dan gotong royong di internal organisasi.

Pada kegiatan ini Puncak seremoni pembukaan yakni ditandai dengan pemukulan gong oleh Kadispora Jawa Timur, Dr. Muhamad Hadi Wawan Guntoro. Prosesi tersebut sekaligus menandai dimulainya secara resmi Kejurwil Pagarnusa Jawa Timur X Tahun 2026.

Selama empat hari pelaksanaan, para atlet akan mengikuti rangkaian pertandingan untuk memperebutkan gelar juara sekaligus Piala Gubernur Jawa Timur.

Lebih dari sekadar kompetisi, Kejurwil Pagarnusa Jawa Timur ke X Tahun 2026 diharapkan untuk menjadi wadah untuk mencetak pesilat yang tidak hanya memiliki prestasi di arena, tetapi juga menjunjung tinggi sportivitas, kedisiplinan, mental tangguh, persaudaraan, dan akhlak santri.

Kejuaraan tersebut dijadwalkan berlangsung hingga Minggu, 27 September 2026, di Banyuwangi.

Related Post

Tinggalkan Komentar

banyuwanginews.com

Merupakan Media Online yang berada di Banyuwangi dengan mengutamakan informasi yang cerdas, Akurat dan berimbang