Kapal Penyeberangan KMP Portlink 7 Terbakar di Dermaga Pelabuhan Ketapang Banyuwangi
- by Admin
- 11 Maret 2026
BanyuwangiNews.com - Sebuah kapal penyeberangan dilaporkan mengalami kebakaran saat bersandar di area Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (11/3/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Kapal yang terbakar diketahui adalah KMP Portlink 7 yang saat itu berada di Dermaga MB 4 dan bersiap melakukan pelayaran menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali.
Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian warga dan pengguna jasa penyeberangan di sekitar pelabuhan. Asap hitam terlihat membubung tinggi dari bagian kapal sehingga kejadian itu dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial melalui video yang direkam oleh warga di lokasi.
Nanang, salah seorang warga Banyuwangi yang berada tidak jauh dari pelabuhan ketapang, mengatakan kebakaran terjadi saat kapal sedang dalam persiapan keberangkatan.
“Kabarnya kapal mau berangkat. Tiba-tiba terlihat asap tebal dari atas kapal,” ujarnya.
Dari rekaman video yang beredar, titik api diduga berasal dari bagian atas kapal. Namun hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut.
Menurut keterangan warga lainnya, kejadian itu terjadi tidak lama setelah masyarakat selesai melaksanakan salat tarawih.
“Tadi habis tarawih langsung ramai, orang-orang bilang ada kapal terbakar,” katanya.
Sementara itu, awak kapal bersama petugas pelabuhan langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas ke bagian lain kapal. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab kebakaran maupun kondisi penumpang dan kru kapal.
Sebagai informasi, peristiwa ini terjadi pada malam ke-22 bulan suci Ramadan. Aktivitas penyeberangan di lintasan Ketapang-Gilimanuk saat ini juga mulai ramai karena dimanfaatkan sejumlah perantau yang hendak pulang lebih awal menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Tahun ini arus mudik diperkirakan lebih awal karena momentum Lebaran berdekatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi di Bali. Hal tersebut membuat jalur penyeberangan antara Banyuwangi dan Bali diprediksi mengalami peningkatan mobilitas penumpang dalam beberapa waktu ke depan.
