Jelang Mudik Lebaran, Komisi VI DPR RI Cek Kesiapan Bandara Banyuwangi.
- by Admin
- 12 Maret 2026
BanyuwangiNews.com - Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKB, M. Nasim Khan, melakukan kunjungan kerja ke Bandara Banyuwangi (Bandara Blimbingsari) pada Kamis (12/3/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau langsung kesiapan bandara dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah.
Dalam kunjungan tersebut, Nasim Khan didampingi oleh General Manager bandara, Mohamad Holik Muardi, serta sejumlah pihak terkait dari pengelola bandara. Ia mengaku terkesan dengan aktivitas penerbangan di Bandara Banyuwangi yang dinilainya cukup ramai, terutama menjelang periode mudik Lebaran.
Nasim Khan mengatakan, bahwa dirinya juga merasakan langsung tingginya aktivitas penumpang saat melakukan perjalanan udara dari Jakarta menuju Banyuwangi.
“Alhamdulillah hari ini kami berkunjung melihat persiapan dari Angkasa Pura di Bandara Banyuwangi. Tadi saya juga terbang langsung dari Jakarta ke Banyuwangi, dan terlihat aktivitas penumpang cukup ramai,” ujarnya.
Menurutnya, tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi udara menuju Banyuwangi menunjukkan bahwa daerah tersebut semakin diminati, baik untuk keperluan perjalanan maupun pariwisata.
Meski demikian, Nasim Khan mengakui masih ada keterbatasan jumlah armada maskapai penerbangan nasional, khususnya maskapai BUMN seperti Garuda Indonesia dan Citilink, sehingga penambahan jadwal penerbangan belum dapat dilakukan secara maksimal.
“Memang beberapa kali kita mencoba menambah frekuensi penerbangan di Banyuwangi. Namun karena keterbatasan armada maskapai, terutama milik BUMN, maka harus dibagi juga dengan kebutuhan di daerah lain,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi konsep ramah lingkungan yang diusung Bandara Banyuwangi dengan konsep Green Airport, yang menurutnya menjadi daya tarik tersendiri bagi para penumpang dan wisatawan.
Sementara itu, General Manager Bandara Banyuwangi, Mohamad Holik Muardi, menyampaikan terima kasih atas kunjungan kerja anggota Komisi VI DPR RI tersebut. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap peningkatan pelayanan transportasi udara di Banyuwangi.
Holik menjelaskan, periode Angkutan Lebaran di Bandara Banyuwangi akan berlangsung selama 18 hari, mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026.
“Kami telah menyiapkan berbagai skenario operasional serta berkoordinasi dengan seluruh stakeholder untuk memastikan kelancaran pelayanan selama periode Angkutan Lebaran,” ujarnya.
Berdasarkan proyeksi pengelola bandara, jumlah penumpang pada periode Lebaran tahun ini diperkirakan mengalami peningkatan sekitar 1 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.
Adapun puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026, sedangkan puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 29 Maret 2026.
Holik menambahkan, kebijakan pemerintah terkait cuti panjang serta penerapan skema kerja fleksibel seperti Work From Home (WFH) dan Work From Anywhere (WFA) berpotensi meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi selama masa libur Lebaran.
“Banyuwangi memiliki banyak potensi wisata, tidak hanya di wilayah kabupaten ini tetapi juga di daerah sekitar seperti Situbondo dan kawasan Taman Nasional Baluran,” katanya.
Nasim Khan berharap pengelola bandara terus meningkatkan pelayanan dan menjaga keamanan serta kenyamanan penumpang, sehingga Bandara Banyuwangi dapat terus berkembang sebagai pintu masuk transportasi udara sekaligus mendukung sektor pariwisata daerah.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mengunjungi Banyuwangi yang dikenal memiliki berbagai destinasi wisata unggulan.
“Yang pasti masyarakat jangan lupa datang ke Banyuwangi. Banyuwangi tetap menarik untuk dikunjungi,” pungkasnya. (Ali)
