UMKM Kebanjiran Pembeli di Ajang BMX Banyuwangi, Pelaku Usaha Raup Manfaat Besar

BanyuwangiNews.com – Gelaran olahraga ekstrem Banyuwangi BMX Supercross 2025 tidak hanya memacu adrenalin para rider internasional, tetapi juga menjadi berkah ekonomi bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Sejak pagi, area UMKM di sekitar Sirkuit Muncar tampak dipadati pengunjung yang datang dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.

Salah satu pelaku UMKM yang turut merasakan keuntungan besar adalah Sherly, pemilik usaha minuman es, kopi, dan jajanan ringan. Ia mengaku antusias setiap kali ada event besar di Banyuwangi karena selalu berdampak positif bagi omzet dagangannya.

“Alhamdulillah, ramai sekali. Cuacanya cukup panas, jadi minuman es dan kopi dingin banyak sekali peminatnya. Penonton dan peserta dari luar daerah juga banyak yang coba dan bilang rasanya cocok,” ujar Sherly.

Menu favorit yang diburu pengunjung adalah es lemon tea segar dan es kopi susu, sementara untuk jajanan ringan, donat mini dan risoles menjadi pilihan banyak orang karena mudah dinikmati sambil menyaksikan balapan.

Sherly menegaskan, event BMX berskala internasional seperti ini memberikan dampak signifikan bagi usahanya. “Selain penjualan meningkat, usaha saya dikenal lebih luas. Banyak pengunjung yang minta kontak untuk pesan di luar event. Event besar seperti ini benar-benar membuka peluang baru bagi UMKM lokal,” tambahnya.

Ia berharap, Banyuwangi BMX Supercross dapat terus digelar secara rutin karena tidak hanya menghidupkan sport tourism, tetapi juga membantu roda perekonomian masyarakat kecil. “Semoga acara seperti ini terus rutin digelar. UMKM seperti kami jadi makin naik kelas,” tutupnya.

Keberkahan juga dirasakan oleh pelaku UMKM lainnya, yakni Mas Vian dari PVR Industries, brand yang menjual berbagai perlengkapan olahraga seperti jersey, celana sport, rain coat, dan jaket.

PVR Industries menargetkan pasar all sport, mulai dari pesepeda hingga pelari (running). Menurut Mas Vian, event BMX internasional di Banyuwangi memberi ruang besar bagi UMKM yang ingin meningkatkan branding dan memperluas pasar.

“Event seperti ini bagus sekali dan perlu ditingkatkan. Banyak pengunjung dari luar daerah yang belum tahu produk kami, jadi event ini sangat efektif untuk mengenalkan PVR Industries,” ujar Vian.

Dirinya menyampaikan bahwa tingkat penjualan di event dan secara online hampir sama larisnya. Namun khusus di ajang BMX kali ini, peningkatannya sangat terasa.

“Penjualan selama dua hari event diperkirakan mencapai 70% sampai 80%. Alhamdulillah, omset naik cukup signifikan,” ungkapnya.

Baginya, event berskala besar seperti Banyuwangi BMX Supercross bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga momentum penting untuk membangkitkan industri kreatif dan UMKM lokal.

Keberhasilan UMKM dalam ajang Banyuwangi BMX Supercross 2025 menunjukkan bahwa event internasional bukan sekadar hiburan, namun juga penggerak ekonomi daerah. Tingginya kunjungan wisatawan serta pesatnya transaksi UMKM selama event menjadi bukti bahwa sport tourism memiliki dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.

Dengan capaian tersebut, para pelaku UMKM berharap agar pemerintah daerah terus menghadirkan event-event bertaraf internasional yang mampu mengangkat nama Banyuwangi sekaligus memperkuat fondasi ekonomi lokal. (Ali)

Related Post

Tinggalkan Komentar

banyuwanginews.com

Merupakan Media Online yang berada di Banyuwangi dengan mengutamakan informasi yang cerdas, Akurat dan berimbang