Tangisan dari Kardus Mie, Bayi 49 Hari Ditemukan di Teras Rumah Warga Glagah
- by Admin
- 15 Januari 2026
BanyuwangiNews.com - Warga Dusun Krajan, Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, digemparkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang ditinggalkan di teras rumah seorang pensiunan anggota kepolisian, Rabu (14/1/2026) malam. Bayi tersebut ditemukan berada di dalam kardus mie instan dalam kondisi selamat.
Kapolsek Glagah AKP Edy Jaka Sufa’at menjelaskan, peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 22.00 WIB oleh Ferdy Tri Ananta (18), anak pemilik rumah. Saat pulang ke rumah, Ferdy sempat melihat sebuah kardus berada di teras, namun tidak langsung mengecek isinya.
“Awalnya yang bersangkutan masuk ke dalam rumah. Setelah itu keluar lagi untuk mengerjakan tugas sekolah di teras,” ujar AKP Edy, Kamis (15/1/2026).

Tak berselang lama, Ferdy mendengar suara tangisan bayi. Curiga dengan suara tersebut, ia kemudian mencari sumbernya dan mendapati seorang bayi berada di dalam kardus mie instan.
“Setelah mengetahui isi kardus adalah bayi, yang bersangkutan segera memberitahu ayahnya,” terang AKP Edy.
Ayah Ferdy, Sutikno, yang merupakan pensiunan Polri, selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Glagah. Petugas yang menerima laporan langsung menuju lokasi dengan membawa tenaga medis dari Klinik Amanah.
Di dalam kardus, polisi menemukan sejumlah perlengkapan bayi seperti pakaian, bantal, susu formula, popok, bedak, dan dot. Selain itu, terdapat pula secarik surat dari orang tua bayi yang menyebutkan identitas bayi berinisial MRP, lahir pada 28 November 2025.
“Dari isi surat tersebut diketahui bayi sengaja dititipkan kepada keluarga pelapor,” jelas AKP Edy.
Bayi kemudian dibawa ke klinik untuk mendapatkan penanganan awal sebelum dirujuk ke RSUD Blambangan Banyuwangi guna perawatan lanjutan.
“Saat ini kondisi bayi sehat dan masih dalam pengawasan medis di RSUD Blambangan,” tambahnya.
Pihak kepolisian menyatakan masih mendalami kasus tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, dan penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap identitas orang tua bayi.
“Unit Reskrim Polsek Glagah bersama Satreskrim Polresta Banyuwangi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkas AKP Edy.
