Sosialisasi Empat Pilar, Nihayatul Wafiroh Tekankan Pentingnya Toleransi dan Persatuan
- by Admin
- 14 Maret 2026
BanyuwangiNews.com - Upaya memperkuat rasa persatuan dan kebangsaan terus digelorakan di tengah masyarakat. Anggota MPR RI, Nihayatul Wafiroh atau yang akrab disapa Nduk Nik, mengajak warga Banyuwangi untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari guna menjaga keutuhan bangsa di tengah keberagaman.
Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang berlangsung di Al Hidayatul Islamiyah, Sukojati, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (14/3). Acara tersebut dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, kalangan pemuda hingga warga setempat.
Dalam pemaparannya, Nduk Nik menekankan pentingnya memahami dan mengamalkan empat fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.
Menurutnya, keberagaman yang dimiliki Indonesia harus dipandang sebagai kekayaan bangsa yang perlu dijaga bersama. Ia menilai Banyuwangi menjadi salah satu daerah yang mampu menunjukkan harmonisasi kehidupan masyarakat meski dihuni oleh beragam latar belakang suku, budaya, dan agama.
“Kerukunan yang terbangun di tengah masyarakat merupakan aset yang sangat berharga. Nilai toleransi, gotong royong, dan saling menghargai harus terus dipelihara agar persatuan bangsa tetap kuat menghadapi berbagai tantangan zaman,” ungkapnya.
Nduk Nik juga menyoroti pentingnya penguatan wawasan kebangsaan bagi generasi muda. Di era digital saat ini, derasnya arus informasi dinilai perlu diimbangi dengan pemahaman yang kuat terhadap nilai-nilai kebangsaan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi menyesatkan maupun narasi yang berpotensi memecah persatuan.
Selain itu, ia memberikan apresiasi kepada para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta lembaga pendidikan yang selama ini berkontribusi menjaga keharmonisan sosial di Banyuwangi. Menurutnya, kolaborasi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam merawat semangat persaudaraan dan kebhinekaan.
Diskusi yang berlangsung dalam kegiatan tersebut berjalan dinamis. Para peserta memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan pandangan serta bertukar gagasan terkait tantangan kebangsaan yang dihadapi masyarakat saat ini, termasuk upaya menjaga kerukunan di tengah perkembangan teknologi informasi.
Melalui sosialisasi tersebut, Nduk Nik berharap masyarakat Banyuwangi terus menjadi contoh dalam membangun kehidupan yang harmonis, menghormati perbedaan, serta mengamalkan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan sebagai pondasi menuju Indonesia yang semakin maju, berkeadilan, dan tetap bersatu dalam keberagaman.
