Nasim Khan Dorong UMKM Banyuwangi Naik Kelas, Standar Produk Jadi Kunci Tembus Pasar Global
- by Admin
- 06 November 2026
BanyuwangiNews.com - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Banyuwangi didorong untuk terus meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas jangkauan pemasaran. Penguatan standar mutu dinilai menjadi salah satu langkah penting agar produk lokal mampu bersaing di tengah ketatnya persaingan pasar.
Dorongan tersebut disampaikan Anggota DPR RI Komisi VI, Nasim Khan, saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Program dan Kebijakan Kementerian Perdagangan di Banyuwangi, Jumat (6/11/2026). Agenda ini diikuti sekitar 100 pelaku UMKM dari sejumlah wilayah di Kabupaten Banyuwangi.
Dalam kesempatan itu, Nasim Khan menekankan bahwa potensi UMKM daerah harus dibarengi dengan dukungan nyata, mulai dari pembinaan, pendampingan usaha hingga membuka peluang pemasaran yang lebih luas.
Menurutnya, pemerintah memiliki berbagai program yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk mengembangkan bisnis. Karena itu, para pelaku UMKM diminta tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga mulai memperhatikan kualitas, inovasi, dan kesiapan produk dalam memenuhi kebutuhan pasar.

Nasim juga mengungkapkan bahwa sejumlah produk UMKM telah berhasil menjangkau pasar internasional setelah memperoleh pendampingan dan pengawalan yang tepat. Keberhasilan tersebut, menurutnya, bisa menjadi motivasi bagi pelaku usaha di Banyuwangi untuk mengikuti jejak serupa.
Ia menyatakan komitmennya untuk membantu mengawal potensi usaha lokal yang memiliki kesungguhan dan semangat berkembang.
“Apa yang bisa kita bantu kawal, khususnya untuk yang benar-benar punya etos kerja, teman-teman ini di bidang perdagangan,” ungkap Nasim.
Sementara itu, Analis Perdagangan Ahli Madya Kementerian Perdagangan, Irma Nur HWT, memaparkan pentingnya penerapan standar produk sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing UMKM.
Ia menjelaskan, kualitas dan kesesuaian produk terhadap ketentuan yang berlaku bukan sekadar persoalan administrasi, melainkan menjadi modal penting untuk membangun kepercayaan konsumen.
Kementerian Perdagangan, lanjut Irma, turut memberikan dukungan kepada pelaku UMKM melalui fasilitasi penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI), pendampingan pemenuhan regulasi perdagangan, serta pengembangan inovasi produk.
“Produk lokal harus berdaya saing dan siap dari lokal untuk global,” tegasnya.
Kegiatan tersebut juga menghadirkan Pengawas Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi, Yuswan Bakhtiar, serta Ketua UMAMI Kabupaten Banyuwangi, Heru Prayitno.
Melalui sosialisasi ini, pelaku UMKM diharapkan semakin memahami bahwa keberhasilan usaha tidak cukup hanya mengandalkan keunikan produk. Konsistensi mutu, pemenuhan standar, kemampuan berinovasi, serta strategi pemasaran yang tepat juga menjadi faktor penentu.
Dengan sinergi antara pemerintah, legislatif, dan komunitas pelaku usaha, UMKM Banyuwangi diharapkan mampu meningkatkan kapasitas bisnisnya, memperkuat posisi di pasar nasional, hingga membuka jalan menuju pasar internasional. (Aw)
