Menuju Muscab PKB Banyuwangi 2026, Gus Makki Digadang Jadi Ketua DPC
- by Admin
- 29 Maret 2026
BanyuwangiNews.com - Menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Banyuwangi, dinamika internal partai mulai mengerucut pada sejumlah nama yang digadang-gadang bakal tampil sebagai kandidat Ketua Tanfidz DPC PKB Banyuwangi.
Salah satu figur yang kini menguat dan ramai diperbincangkan adalah KH. Mohammad Ali Makki Zaini atau yang lebih dikenal dengan sapaan Gus Makki.
Nama Gus Makki masuk dalam bursa calon sementara dan disebut mendapat dukungan yang kian solid dari berbagai elemen internal PKB. Pengalaman panjangnya dalam dunia organisasi, sosial, serta politik dinilai menjadi modal kuat untuk memimpin partai berlambang bola dunia tersebut di Banyuwangi.
Sebagai tokoh agama berpengaruh, Gus Makki dikenal luas memiliki kemampuan membangun komunikasi lintas kelompok. Keberadaannya dinilai mampu menjaga keseimbangan dan harmoni sosial di tengah masyarakat Banyuwangi yang plural, sekaligus memperkuat basis PKB agar lebih inklusif.
Dukungan terhadap Gus Makki semakin menguat menjelang Muscab yang dijadwalkan digelar di Hotel Santika, Minggu 5 April 2026. Salah satu dukungan terbuka datang dari Garda Bangsa Banyuwangi.
Ketua DKC Garda Bangsa Banyuwangi, M. Arif Wijaya, menyatakan pihaknya menilai Gus Makki sebagai figur yang memiliki kelengkapan kapasitas untuk membawa PKB Banyuwangi lebih progresif.
“Gus Makki adalah sosok yang komplit. Beliau mampu menjembatani perbedaan serta menjaga harmoni di tengah masyarakat yang beragam. Itu yang membuat beliau dihormati bukan hanya di kalangan santri, tetapi juga masyarakat luas,” kata Arif.
Arif menambahkan, pengalaman Gus Makki saat maju sebagai Calon Bupati Banyuwangi pada Pilkada 2024 menjadi bukti nyata kapasitas kepemimpinannya. Ia menilai Gus Makki dikenal aktif turun langsung ke masyarakat dan membangun komunikasi tanpa sekat.
“Beliau sering turun ke bawah menyapa semua lapisan masyarakat, termasuk non-Muslim. Ini menunjukkan karakter inklusif yang kuat dan menjadi nilai penting bagi PKB hari ini,” ujarnya.
Selain rekam jejak politik, kiprah Gus Makki dalam memimpin PCNU Banyuwangi juga menjadi perhatian. Menurut Arif, Gus Makki tidak hanya berperan sebagai tokoh struktural organisasi, namun juga dinilai mampu menjadi teladan dalam pengabdian sosial dan keagamaan.
“Beliau sederhana tapi tegas, cepat beradaptasi dengan perkembangan zaman, cak cek dan sat set. Sosok seperti ini relevan menghadapi tantangan sosial modern,” jelasnya.
Dengan arus dukungan yang terus mengalir dari akar rumput hingga badan otonom partai, peluang Gus Makki untuk tampil sebagai pemimpin baru DPC PKB Banyuwangi dinilai semakin terbuka.
“Kami mendukung dan mengusulkan Gus Makki sebagai Ketua DPC PKB Banyuwangi dalam Muscab mendatang. Kami yakin, jika dipimpin Gus Makki, PKB Banyuwangi bisa mengulang masa kejayaannya seperti tahun 1999,” pungkas Arif.
