Kebakaran Hebat Hanguskan Bangunan Semi Permanen Di Tukangkayu, Damkar Banyuwangi Berlari Melawan Waktu Padamkan Api Yang Terus Membesar

BanyuwangiNews.com – Kepanikan melanda kawasan Jln. Udang Windu, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Banyuwangi, saat kobaran api tiba-tiba membumbung tinggi dari sebuah bangunan semi permanen yang difungsikan sebagai tempat parkir mobil dan gudang sementara, Rabu (19/11/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.

Asap hitam pekat membubung ke udara, diikuti suara letupan dari kayu dan material triplek yang terbakar hebat. Warga berhamburan keluar rumah, beberapa berteriak meminta bantuan sambil berusaha menyelamatkan barang-barang seadanya dari lokasi.

Di tengah kepanikan itu, laporan masuk ke Call Center Damkar Banyuwangi pada pukul 11.16 WIB dari seorang warga bernama Zulifah Noviandari, yang melihat api mulai merembet cepat mendekati bangunan sekitar dan Ponpes Adz-Dzikra. Hanya tiga menit setelah menerima laporan, armada Damkar langsung tancap gas menuju lokasi.

Api Berkobar Hebat, Petugas Berpacu Dengan Waktu

Petugas tiba pukul 11.26 WIB, disambut pemandangan api yang sudah menjulang tinggi dan mengancam bangunan lain. Tanpa menunda waktu, petugas menggelar selang, membuka nozzle, dan langsung melakukan serangan awal ke titik api.

Nozzle utama menyasar inti kobaran api yang sudah melahap dinding kayu dan tumpukan bahan mudah terbakar.

Nozzle kedua bergerak di sisi kanan-kiri untuk memutus rambatan api agar tidak melebar dan menimbulkan kerusakan lebih besar.

Api sempat sulit dikendalikan karena hembusan angin membuat bara beterbangan dan menyambar material lain. Petugas harus membongkar lapisan triplek satu per satu untuk memastikan tidak ada bara tersembunyi yang berpotensi memicu ledakan kecil maupun penyalaan ulang.

Beruntung, setelah upaya intens selama lebih dari 12 menit, api berhasil dijinakkan pada 11.39 WIB, dan seluruh proses penanganan selesai pukul 12.00 WIB.

Dari hasil asesmen, kebakaran dipicu dari gas LPG yang bocor dari regulator, kemudian tersambar api kompor saat istri pemilik rumah sedang memasak untuk para tukang bangunan. Dalam hitungan detik, kobaran api menjalar ke meja kayu dan material triplek, lalu melahap bangunan semi permanen yang sebagian besar berbahan kayu dan bambu.

Pemilik bangunan, Mohammad Noor (57), sempat panik ketika mengetahui istrinya berlari keluar rumah sambil berteriak meminta bantuan. Ia langsung menuju lokasi, berupaya mematikan api dengan alat seadanya, dan menggerakkan warga untuk mengevakuasi dua mobil yang terparkir di dalam bangunan sebelum api semakin membesar.

Menurut keterangan saksi, kobaran api sempat mendekati salah satu mobil yang terparkir. Warga dan pemilik bahu-membahu mendorong dua kendaraan keluar dari area bangunan dalam kondisi asap tebal yang menyelimuti sekitar. “Sedikit lagi mobil ikut terbakar,” ujar salah satu warga.

Untuk menaklukkan api, Damkar Banyuwangi mengerahkan tiga unit armada, yaitu:

  • Ayaxx 03
  • Fire Dome 04
  • Fire Dome 05

Dengan dukungan unsur lain seperti Polsek, Babinsa, Satpol PP, Redkar/Barac, serta warga dan santri Ponpes Adz-Dzikra, proses pemadaman berjalan cepat dan terkoordinasi.

Kebakaran menimbulkan kerugian material sekitar Rp 3.000.000, terutama pada bagian bangunan semi permanen yang hangus terbakar.

Dinas Pemadam Kebakaran Banyuwangi mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa regulator, selang, dan tabung LPG secara rutin, serta memastikan aktivitas memasak dilakukan di tempat yang aman dan berventilasi baik.(Ali)

Related Post

Tinggalkan Komentar

banyuwanginews.com

Merupakan Media Online yang berada di Banyuwangi dengan mengutamakan informasi yang cerdas, Akurat dan berimbang