Kapolresta Rama Samtama Putra Dapat Apresiasi dari DPRD Banyuwangi atas Langkah Humanis di Tengah Polemik Pesanggaran
- by Admin
- 12 November 2025
BanyuwangiNews.com – Kesigapan Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah polemik warga Pesanggaran mendapat apresiasi dari berbagai pihak di DPRD Banyuwangi. Salah satunya datang dari Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Michael Edi Hariyanto, yang memuji pendekatan humanis dan respons cepat jajaran kepolisian dalam meredam potensi gesekan di lapangan.
Dalam rapat dengar pendapat (hearing) bersama Aliansi Setia Nawakarsa Indonesia (ASNI) di ruang rapat DPRD Banyuwangi, Rabu (12/11/2025), Michael menilai Polresta Banyuwangi berhasil menjaga suasana tetap kondusif di tengah dinamika tuntutan warga terhadap aktivitas tambang emas PT Bumi Suksesindo (BSI).
“Langkah Polresta sangat patut diapresiasi. Mereka tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tapi juga sebagai peneduh masyarakat di saat suasana mulai panas. Cara-cara persuasif yang digunakan menjadi contoh baik dalam menangani situasi sensitif,” ujar Michael.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra juga turut hadir langsung dalam hearing di DPRD, mendengarkan berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat yang disampaikan perwakilan ASNI. Kehadiran Kapolresta disebut menjadi bentuk komitmen Polri untuk membuka ruang dialog dan mencari solusi bersama.

Michael juga menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan perusahaan dalam menyelesaikan persoalan sosial dan lingkungan secara bersama-sama. Menurutnya, komunikasi terbuka menjadi kunci agar setiap langkah yang diambil dapat diterima masyarakat.
Apresiasi terhadap kinerja Polresta juga datang dari anggota DPRD Banyuwangi lainnya. Suwito dari Fraksi Gerindra menilai Kombes Rama menunjukkan kepemimpinan yang tenang dan tegas di tengah situasi yang berpotensi memecah masyarakat.
“Pak Kapolresta mampu menjaga keseimbangan antara penegakan hukum dan rasa kemanusiaan. Pendekatan beliau efektif untuk mencegah konflik sosial di masyarakat,” kata Suwito.
Hal senada disampaikan Temo dari Fraksi PDI Perjuangan. Ia menilai kehadiran aparat kepolisian di lapangan menjadi faktor penting dalam menciptakan rasa aman dan memastikan proses dialog berjalan lancar.
“Pendekatan humanis seperti ini sangat dibutuhkan. Banyuwangi harus tetap damai agar pembangunan di wilayah selatan berjalan tanpa mengorbankan ketenangan warga,” ungkapnya.
Selain membahas peran aparat keamanan, DPRD Banyuwangi juga menyoroti sejumlah persoalan terkait operasional PT BSI, termasuk pemerataan manfaat program CSR, dampak lingkungan, serta keluhan sosial yang disampaikan warga.
DPRD berharap perusahaan lebih transparan dan responsif terhadap aspirasi masyarakat agar ke depan tidak lagi terjadi ketegangan di wilayah tambang.
Langkah Kapolresta Rama Samtama Putra yang terus mengedepankan komunikasi dialogis dinilai menjadi teladan kepemimpinan yang menyeimbangkan antara ketegasan hukum dan kepedulian sosial. (Ali)
