IPSI Banyuwangi Gelar Silaturahmi dan Penyegaran Peraturan Pertandingan Pencak Silat 2026

BanyuwangiNews.com - Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Banyuwangi menggelar silaturahmi bersama para wasit dan juri IPSI Banyuwangi sekaligus penyegaran peraturan pertandingan pencak silat tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 16 Oktober 2026, bertempat di Aula GOR KH. Moh. Ilyas Banyuwangi, Muncar. Kegiatan diikuti oleh wasit dan juri pencak silat yang berada di bawah naungan IPSI Kabupaten Banyuwangi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum IPSI Kabupaten Banyuwangi, Ahmad Syifa' Nailur Wafar, S.Kom., M.A.P., serta Ketua Lembaga Wasit dan Juri IPSI Kabupaten Banyuwangi, Dr. Puji Rahayu, M.Pd. Dan seluruh wasit dan juri se-Banyuwangi. 

Selain menjadi momentum silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya IPSI Banyuwangi meningkatkan kapasitas dan kualitas wasit serta juri dalam memahami dan menerapkan regulasi pertandingan pencak silat terbaru.

Ketua Umum IPSI Kabupaten Banyuwangi, Ahmad Syifa' Nailur Wafar atau yang akrab disapa Gus Syifa', mengatakan keberadaan wasit dan juri yang tersebar di berbagai kecamatan memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan prestasi atlet pencak silat di Banyuwangi.

Menurutnya, dengan semakin meratanya keberadaan wasit dan juri di tingkat kecamatan, para atlet maupun pelatih akan memiliki akses yang lebih baik terhadap pemahaman mengenai peraturan pertandingan.

"Harapannya, setelah ada penyebaran wasit dan juri di seluruh kecamatan, prestasi-prestasi atlet di Kabupaten Banyuwangi akan lebih baik kembali. Karena setiap kecamatan sudah memiliki pengadil masing-masing yang bisa memberikan wawasan dan pengetahuan terkait peraturan pertandingan pencak silat," ujar Gus Syifa'.

Ia juga berharap para wasit dan juri IPSI Banyuwangi tidak hanya mampu berkiprah di tingkat daerah, tetapi dapat terus meningkatkan kompetensi hingga menembus level nasional bahkan internasional.

"Harapan kami, wasit dan juri IPSI Kabupaten Banyuwangi bisa sampai menjadi wasit dan juri nasional di tingkat nasional, bahkan internasional," tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, salah satu agenda utama adalah penyegaran terhadap peraturan pertandingan pencak silat tahun 2026. Para wasit dan juri diberikan pemahaman mengenai sejumlah perubahan dalam regulasi pertandingan yang perlu diketahui dan diterapkan dalam pelaksanaan pertandingan.

Gus Syifa' menjelaskan, terdapat sejumlah perubahan dibandingkan dengan peraturan yang sebelumnya digunakan. Menurutnya, regulasi pertandingan tahun 2026 memiliki sejumlah ketentuan yang kembali mengacu pada aturan yang pernah digunakan sebelumnya.

"Memang banyak perubahan dari peraturan yang lama. Lebih spesifiknya, ini kembali ke peraturan yang lama, yaitu peraturan tahun 2012. Sebelumnya sempat ada peraturan tahun 2022 yang sangat berbeda dengan aturan pencak silat sebelumnya, dan pada aturan tahun 2026 ini dikembalikan ke asal lagi," jelasnya.

Karena adanya perubahan tersebut, penyegaran peraturan dinilai penting agar seluruh wasit dan juri memiliki pemahaman yang sama dalam menerapkan regulasi saat memimpin pertandingan.

IPSI Banyuwangi menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya wasit dan juri, merupakan salah satu bagian penting dalam membangun ekosistem pembinaan pencak silat di daerah.

Penyegaran regulasi tidak hanya dilakukan melalui forum seperti ini, tetapi juga diharapkan semakin diperkuat melalui pengalaman praktik saat memimpin berbagai kejuaraan pencak silat.

"Kegiatan seperti ini salah satunya untuk meningkatkan kualitas wasit dan juri. Penyegaran dilakukan untuk meningkatkan kemampuan wasit dan juri IPSI Kabupaten Banyuwangi secara praktik, termasuk juga melalui kegiatan-kegiatan di kejuaraan," kata Gus Syifa'.

Saat ini, IPSI Kabupaten Banyuwangi tercatat memiliki sebanyak 41 wasit dan juri yang terdaftar. Namun, masih terdapat delapan kecamatan yang belum memiliki wasit dan juri.

Ke depan, IPSI Banyuwangi akan menargetkan keberadaan wasit dan juri dapat semakin merata hingga mencakup seluruh 25 kecamatan di Kabupaten Banyuwangi.

Pemerataan tersebut diharapkan dapat memperkuat pembinaan sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap regulasi pertandingan pencak silat di seluruh wilayah Banyuwangi.

Selain penyegaran regulasi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan IPSI Banyuwangi dalam menghadapi agenda olahraga daerah mendatang.

Para wasit dan juri dipersiapkan untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) yang diselenggarakan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banyuwangi.

Porkab tersebut, berdasarkan agenda yang disampaikan IPSI Banyuwangi, direncanakan berlangsung pada Desember 2026.

Dengan adanya penyegaran peraturan dan peningkatan kompetensi wasit serta juri, IPSI Banyuwangi berharap pelaksanaan pertandingan pencak silat dalam berbagai kejuaraan, termasuk Porkab, dapat berjalan secara profesional, objektif, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Kegiatan silaturahmi dan penyegaran peraturan tersebut sekaligus menjadi langkah IPSI Kabupaten Banyuwangi untuk memperkuat kualitas perangkat pertandingan serta mendorong lahirnya wasit dan juri berkompetensi yang mampu berkiprah tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional hingga internasional.

Related Post

Tinggalkan Komentar

banyuwanginews.com

Merupakan Media Online yang berada di Banyuwangi dengan mengutamakan informasi yang cerdas, Akurat dan berimbang