Dilepas dengan Pedang Pora dan Iringan Sholawat, Rofiq Ripto Beralih Tugas ke Polda Jatim
- by Admin
- 24 Oktober 2026
BanyuwangiNews.com - Langkah Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., meninggalkan Markas Polresta Banyuwangi, Sabtu (24/10/2026), berlangsung dalam suasana penuh haru.
Bukan sekadar pergantian jabatan, pelepasan Rofiq Ripto Himawan menjadi momen emosional bagi jajaran Polresta Banyuwangi. Tradisi pedang pora, taburan bunga mawar hingga lantunan sholawat mengiringi keberangkatannya setelah sekitar 10 bulan memimpin Polresta Banyuwangi.
Rofiq kini mendapat penugasan baru sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jawa Timur. Sementara posisi Kapolresta Banyuwangi selanjutnya dipercayakan kepada Kombes Pol Muharman Arta, S.I.K., M.H.
Rangkaian pergantian tersebut dikemas dalam Welcome and Farewell Parade Kapolresta Banyuwangi. Sejumlah pejabat utama, para Kapolsek, perwira, hingga aparatur sipil negara (ASN) Polresta Banyuwangi turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Bagi jajaran Polresta Banyuwangi, prosesi itu menjadi kesempatan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Rofiq sebelum melanjutkan pengabdiannya di lingkungan Polda Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Rofiq menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah mendukung pelaksanaan tugasnya selama memimpin Polresta Banyuwangi.
Ia menyebut rotasi jabatan merupakan hal yang lazim dalam tubuh Polri. Pergantian tersebut menjadi bagian dari proses penyegaran organisasi sekaligus upaya menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas.
Menurutnya, perubahan posisi tidak mengurangi semangat pengabdian karena setiap anggota Polri tetap memiliki tanggung jawab yang sama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Rofiq juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas sebagai Kapolresta Banyuwangi terdapat kesalahan maupun kekurangan.
Ia meminta doa restu dari seluruh keluarga besar Polresta Banyuwangi untuk menjalankan amanah barunya sebagai Dirreskrimsus Polda Jawa Timur.
“Saya berharap, jajaran Polresta Banyuwangi tetap menjaga profesionalisme, menjalankan tugas sesuai ketentuan, serta mempertahankan komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Sebelum benar-benar meninggalkan Banyuwangi, Rofiq masih menyempatkan diri memberikan arahan kepada para pejabat utama dan Kapolsek jajaran.
Soliditas, kedisiplinan, profesionalisme, serta konsistensi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat menjadi sejumlah pesan yang ditekankan dalam arahan tersebut.
Suasana berbeda terlihat ketika prosesi pelepasan memasuki tahap akhir.
Rofiq bersama istrinya, Ny. Sari Rofiq Ripto Himawan, berjalan melewati barisan personel yang membentuk jalur penghormatan. Tradisi pedang pora mengiringi langkahnya menuju pintu keluar Mako Polresta Banyuwangi.
Satu per satu anggota yang berdiri di sepanjang jalur tersebut disalami. Rofiq berjalan perlahan sambil memberikan salam perpisahan kepada personel yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan tugasnya di Banyuwangi.
Ny. Sari Rofiq juga berpamitan kepada anggota Bhayangkari. Taburan bunga mawar turut menghiasi jalur pelepasan, membuat suasana semakin emosional.
Ucapan selamat jalan juga terpampang melalui sebuah banner di pintu keluar Mako. Tulisan tersebut menjadi tanda perpisahan dari keluarga besar Polresta Banyuwangi kepada Rofiq dan sang istri.
Namun, kejutan terjadi menjelang Rofiq mencapai kendaraan. Sejumlah anggota secara spontan mengangkat tubuh mantan Kapolresta Banyuwangi tersebut dan membawanya menuju mobil yang telah menunggu di depan Mako.
Lantunan sholawat kemudian terdengar mengiringi suasana tersebut. Momen spontan itu menjadi salah satu bagian paling berkesan dalam prosesi pelepasan. Bukan hanya menggambarkan suasana keakraban, tetapi juga menunjukkan kuatnya ikatan emosional antara Rofiq dengan personel yang selama ini bekerja bersamanya.
Setelah sekitar 10 bulan memimpin Polresta Banyuwangi, perjalanan tugas Rofiq di Bumi Blambangan pun berakhir.
Kini, tugas baru menantinya di Polda Jawa Timur. Sebagai Dirreskrimsus, ia akan mengemban tanggung jawab dalam bidang reserse kriminal khusus.
Di Banyuwangi, tongkat kepemimpinan kemudian beralih kepada Kombes Pol Muharman Arta.
Pergantian tersebut diharapkan tidak mengganggu kesinambungan tugas kepolisian, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta memberikan pelayanan publik.
Bagi keluarga besar Polresta Banyuwangi, pelepasan Rofiq Ripto Himawan bukan hanya tentang berakhirnya sebuah masa jabatan. Pedang pora, bunga mawar, salam perpisahan, dan sholawat menjadi simbol penghormatan atas pengabdian sekaligus penanda bahwa perjalanan tugas seorang anggota Polri akan terus berlanjut di tempat dan tanggung jawab yang berbeda.
