Bupati Ipuk Kukuhkan Pimpinan Baru Baznas Banyuwangi, Tekankan Kolaborasi Percepat Pengentasan Kemiskinan
- by Admin
- 12 Februari 2026
BanyuwangiNews.com - Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, resmi mengukuhkan jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi masa bakti 2026–2031, Kamis (12/2/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Pendopo Sabha Swagata Blambangan tersebut, Dwi Yanto dipercaya memimpin Baznas Banyuwangi untuk lima tahun ke depan.
Prosesi pelantikan turut dihadiri Ketua Baznas periode 2020-2026, Lukman Hakim. Momentum tersebut menjadi ajang estafet kepemimpinan sekaligus penguatan komitmen dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di daerah.
Dalam sambutannya, Ipuk menekankan agar kepengurusan baru mampu menjaga capaian positif yang telah dirintis sebelumnya. Ia berharap Baznas semakin meningkatkan kualitas kinerja, memperluas jangkauan program, serta memperkuat tata kelola yang transparan dan profesional.
“Baznas adalah mitra strategis pemerintah daerah. Selama ini kontribusinya sangat nyata dalam mendukung program pembangunan, khususnya penanganan kemiskinan. Sinergi ini harus terus diperkuat,” ujar Ipuk.
Menurutnya, tren penurunan angka kemiskinan di Banyuwangi merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak, termasuk Baznas. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen untuk terus “tandang bareng” atau bergerak bersama membantu masyarakat yang membutuhkan.
Ipuk juga mendorong Baznas memanfaatkan teknologi digital guna memudahkan para muzakki dalam menunaikan kewajibannya. Layanan berbasis digital dinilai penting agar pembayaran zakat bisa dilakukan lebih praktis, cepat, dan akuntabel tanpa harus datang langsung ke kantor.
“Ke depan, Baznas harus semakin inovatif dan mampu menggandeng lebih banyak mitra strategis. Dengan begitu, bantuan yang disalurkan bisa lebih luas dan tepat sasaran,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Banyuwangi yang baru, Dwi Yanto, menyatakan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak demi kesejahteraan mustahik. Ia memastikan program-program prioritas seperti bedah rumah, bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu, hingga pemberdayaan ekonomi UMKM akan terus dilanjutkan dan dievaluasi agar lebih efektif.
“Kami siap bersinergi dan meningkatkan kualitas layanan, termasuk pengembangan sistem digital agar pengelolaan zakat semakin mudah, cepat, dan amanah,” ujar Dwi.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, diharapkan peran Baznas Banyuwangi semakin optimal dalam mendorong kemandirian masyarakat, khususnya bagi lansia miskin, keluarga prasejahtera, dan pelaku usaha kecil di daerah.
