Bupati Ipuk Dinobatkan sebagai Pembina K3 Terbaik Jawa Timur
- by Admin
- 15 Januari 2026
BanyuwangiNews.com - Upaya Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam membangun budaya kerja yang aman dan sehat kembali menuai apresiasi. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meraih penghargaan sebagai Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Terbaik tingkat Provinsi Jawa Timur.
Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam Upacara Peringatan Bulan K3 Nasional Tahun 2026 yang digelar di Stadion Utama Petrokimia Gresik GOR Tridharma, Kabupaten Gresik, Rabu (14/1/2026). Dalam kesempatan itu, penghargaan diterima Sekretaris Daerah Banyuwangi Guntur Priambodo yang mewakili Bupati Ipuk.
Pengakuan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi Pemkab Banyuwangi dalam mendorong penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja di berbagai sektor usaha. Komitmen tersebut dinilai mampu menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan bagi para pekerja.
“Penghargaan ini merupakan hasil kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga para pekerja. Keselamatan kerja adalah investasi jangka panjang untuk kesejahteraan bersama,” ujar Bupati Ipuk dalam keterangannya.
Pada acara yang sama, Gubernur Jawa Timur juga menyerahkan penghargaan Zero Accident kepada 20 perusahaan di Banyuwangi yang dinilai berhasil menekan risiko kecelakaan kerja melalui penerapan K3 secara konsisten. Selain itu, empat perusahaan lainnya turut menerima penghargaan atas keberhasilan dalam implementasi Sistem Manajemen K3 (SMK3), serta program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS dan tuberkulosis di lingkungan kerja.
Bupati Ipuk menegaskan, capaian tersebut akan menjadi pemacu untuk terus memperkuat pembinaan K3 di Banyuwangi. Menurutnya, keselamatan dan kesehatan tenaga kerja menjadi elemen penting dalam menciptakan iklim investasi yang adil dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Perindustrian Kabupaten Banyuwangi, Abdul Latif, menyampaikan bahwa pihaknya secara rutin melakukan pendampingan dan pengawasan bersama pengawas ketenagakerjaan Provinsi Jawa Timur serta Dinas Kesehatan Banyuwangi.
“Kami terus mendorong perusahaan agar seimbang antara produktivitas dan perlindungan tenaga kerja. Penerapan K3 yang optimal terbukti meningkatkan kinerja sekaligus kesejahteraan pekerja,” kata Latif.
